KakMalmut Story

Image

sumber : dok.pribadi

Setahun ke belakang, saya bersama dua senior saya bermarkas di TPB (Tahap Persiapan Bersama) FSRD ITB. Tugas kami ya membantu dosen-dosen di sini dalam mendidik adik-adik di tahun pertama FSRD ITB sebelum masuk ke jurusan masing-masing. Selain kami bertiga sebagai dosen asisten, ada delapan orang asisten mahasiswa yang membantu kami menjalankan tugas di lapangan *terang saja kami membutuhkan mereka, FYI mahasiswa/i FSRD ITB 2012 hampir berjumlah 250 orang!*

Setiap hari Rabu, kami semua bertemu di mata kuliah Gambar Konstruktif. Mau tahu seperti apa kuliahnya? Silakan tanyakan mahasiswanya. Hahaha…

Setahun ini kami menghabiskan tiap hari Rabu dalam keceriaan, dukanya hampir tidak ada malah rasanya. Lucu sekali mengingat tingkah laku asisten mahasiswa tahun ini. Masih tergambar jelas dalam ingatan saya, hari pertama mereka bertugas, mereka berinisiatif membuat peraturan baik bagi mereka maupun bagi mahasiswa, mulai dari presensi sampai tata cara pengajaran. Dan saya salut, mereka berkomitmen pada diri mereka sendiri, sampai akhir tahun ajaran! Hal ini mereka lakukan tanpa perintah dari kami sebagai dosen asisten maupun dari dosen pengampu utama. Bayarannya? Yang saya tahu hanya makan siang setiap hari Rabu itu saja. *angkat topi*

Dari sini pulalah sebutan KakMalmut untuk saya berasal. Yang pertama memanggil saya dengan panggilan itu adalah cewek mungil bermata besar bernama Jakiyah! Habis dari sana semua asisten mahasiswa memanggil saya dengan sebutan itu. Huuuuffttt *pake T*

Alasannya, wajah saya kalau dilihat secara seksama seperti Marmut. Huweeeee!!!!

Blog ini saya namakan KakMalmut, karena salah satunya ingin saya dedikasikan pada mereka. Ingin saya ceritakan apa yang saya rasakan terutama ketika saya bercerita tentang pendidikan. *jadi KakMalmut bukan singkatan dari Kakak Mutiara Ayu Larasati Imut seperti yang diperkirakan adik saya, walaupun itu bisa juga sih hahahahaha*

Tahukah kalian? Mereka mendidik adik-adiknya, saya rasa dengan kasih sayang. Jangan tanya saya bagaimana saya tahu. Pembaca harus merasakan sendiri berada di tengah mereka, berada dekat dengan mereka, mendengar kesehariannya, dan melihat bagaimana mereka memperlakukan adik-adiknya.

Terima kasih ya, Kiki yang mungil sekali sampai suka nggak kelihatan kalau lagi keliling di TPB, Dika yang cantik luar biasa sampai kalau lagi ngucapin salam sambil ngibasin rambut bisa menghempas satu kelas, Mifta yang sudah menegakkan aturan di TPB sambil tebar-tebar pesona, Gunadi yang mau menikah tahun 2015 *aminnn*, Azhar yang kemanapun pergi selalu dibuntutin si cantik Dika *salam ya buat Azka*, Surya yang kalau udah ngomongin game nggak ada habisnyaaa, AL yang cengengesaaannn muluuuu, dan terakhir buat Ardhy yang dengan sampelopinionnya membuat saya betah membaca kisahnya berjam-jam *semoga segera bertemu calon istri! amiiinn*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s