Saya Mau Sehat

Baru beres makan lotek dan minum kopi.

Itu sarapan saya kedua kalinya hari ini. Hahahahaha. Sarapan pertama adalah nasi pakai taburan abon tongkol pedas dan telur dadar ceplok (telurnya dua butir, satu didadar dan selagi masih basah di wajan, telur yang lain dituangkan ke atasnya), dahsyat kan??

Pantesan saya semakin hari semakin sulit bangun pagi sekali, bangun pasti sudah jam 5 atau setengah 6 pagi. Padahal target saya bangun jam 3 supaya bisa mengerjakan tesis
sedini mungkin. Heuheu. Ini semua pasti gara-gara pola makan belakangan seperti ini, kolesterol pasti bertambah dan saya pasti semakin gampang ngantuk. Bahkan pas hari
Senin harus ikut menyidang anak s1, saya dalam keadaan ngantuk berat padahal sudah tidur jam 10 malam dan bangun jam 5 pagi. Mau jadi apa sayaaaaa??? Tidak heran
ini paha semakin melebar juga  :))

Saya akui, pola hidup sehat itu berat, berat memulainya! Hahahaha. Saya sudah sempat menyusun jadwal untuk olahraga ringan, sudah menyusun pola makan dengan mengurangi
MSG dan porsi telur (FYI saya makan minimal 2butir telur setiap hari, karena nggak punya asupan protein yang lain). Tapi susaaaaahhh banget mulai melaksanakannya!

Saya suka banget telur. Berpisah dengannya seperti berpisah dengan pacar. Yang pernah putus pasti tau deh rasanya. Tapi kalau masalah putus sama orang, saya sebenarnya
cepat sekali move on. Tapi kalau dengan telur, saya tidak sanggup berpisah dengan rasa lucu dari kuning telurnya. Huhuhuhu.

Untuk olahraga, saya sudah memulai dengan menyediakan 15menit setiap hari setiap bangun tidur untuk lari pagi dan senam-senam kecil. Kenapa 15menit? Rasanya untuk pembosan seperti saya, menyediakan waktu 15menit selama lima hari berturut-turut itu sudah rekor. Apalagi tidak ada yang mengingatkan.

Ngomong-ngomong, kemarin-kemarin saya sempat minta dibelikan sepatu lari yang murah, cuma 30 ribu rupiah kepada pacar *karena tahu dia sudah gajian, hahaha*. Baru kali
ini saya minta dibelikan barang *secara serius, kalau sedang bercanda saya minta dibelikan mobil*, biasanya minta dibelikan eskrim atau makanan. Hahahaha.

Tapi komentar dia, “Ada sepatu yang bagusan dikit nggak? Nanti sakit kaki loh kalau pakai sepatu kayak gitu…”

Tadinya kan saya mempropose sepatu yang murah itu biar langsung dibelikan. Apa saya propose sepatu merk favorit saya yang sudah saya idam-idamkan sejak lama yang harganya sepuluh kali lipat saja ya? Siapa tahu langsung dibelikan sama pacar *ngarep*

– Di televisi tahu-tahu membahas tentang stroke akibat pola makan dan stress. Pffftttt…. –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s